Ini Teknik Dasar Bola Basket untuk Meraih Kemenangan dalam Pertandingan

Dengan teknik dasar bola basket yang benar, besar peluang tim Anda akan menang. Selain itu, penggunaan teknik bermain yang tepat juga akan menambah keseruan permainan basket. Sebab, basket akan kian tertib sekaligus menantang. 


Lantas, apa saja teknik dasar permainan ini? Sudahkah Anda mengetahuinya? Untuk menjawab perihal apa saja teknik dasar basket, yuk terus simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Daftar Teknik Dasar Bola Basket
Teknik dasar basket terdiri dari bermacam-macam jenisnya. Pertama, dimulai dari passing. Passing disini merujuk pada pemberian bola ke teman satu tim. Sebelumnya, perlu diperhatikan bahwa dalam basket, bola tidak boleh dibawa lari begitu saja tanpa ada gerakan dari pemain. 

Artinya, pemain yang memegang bola basket harus menggerakkan bolanya jika ingin berpindah. Yang mana biasanya dilaksanakan melalui dribble. Atau merupakan kegiatan memantulkan bola ke lantai lapangan untuk dibawa berpindah. Selain dribble, juga bisa dengan passing. 

Passing bisa pula diartikan sebagai pemberian umpan kepada teman. Ada 3 jenis passing. Berupa, chest pass, overhead pass, serta bounce pass. Masing-masing jenisnya digunakan tergantung pada kondisi yang dikehendaki pemain. Untuk chest pass, yakni mengumpan dengan bola setinggi dada. 

Kemudian, jika overhead pass bola diumpankan dari atas kepala pemain. Sedangkan bounce pass, melalui pantulan bola ke lantai lapangan untuk diterima teman lainnya satu tim. Lalu, teknik dasar selanjutnya adalah shooting. Ya, shooting sama halnya dengan menembak. Artinya, bola ditembakkan supaya bisa masuk ke ring lawan, sehingga poin tercetak. 

Ada pula gerakan dasar teknik pivot. Benar, pivot berarti berputar. Tujuannya, supaya bola tidak diambil lawan. Dengan kata lain, untuk menyelamatkan bola dari serbuan lawan. Selain itu, juga terdapat gerakan rebound. Mungkin Anda sering mendapati pemain basket yang hendak kembali memasukkan bola ke ring usai gagal masuk. 

Itulah rebound. Apabila didefinisikan, berarti kegiatan memasukkan bola basket kembali ke ring setelah gagal sebelumnya. Dalam hal ini, rebound dilakukan secara langsung usai shooting tidak berhasil membuat bola masuk ke ring. 

Tips Memaksimalkan Teknik Dasar Bola Basket
Beberapa teknik dasar bermain basket telah disebutkan sebelumnya. Akan tetapi, apabila hanya sekadar mengetahui tanpa mengaplikasikannya dalam basket, rasanya percuma. Untuk itu, supaya bisa mahir dalam menerapkan setiap teknik dasar yang ada, alangkah baiknya untuk rutin berlatih. 

Selain meningkatkan skill, berlatih juga bisa membuat Anda melakukan evaluasi terhadap gerakan yang kurang pas. Hal ini baik sekali guna meraih kemenangan pada pertandingan yang akan dijalani. Ketika mendekati hari H pertandingan, latihan rutin memang perlu. 

Namun, sebaiknya Anda pun jangan terlalu memforsir diri untuk latihan akibatnya kurang prima saat pertandingan berlangsung. Akan lebih baik jika energi yang ada dialokasikan secara tepat untuk latihan maupun saat hari H pertandingan. Dengan begitu, besar kemungkinan kemenangan akan diraih tim Anda. 

Jangan Lupa untuk Membangun Kekompakan Tim
Yang juga penting, supaya menang dalam pertandingan basket, membangun kekompakan tim adalah hal yang penting. Tim yang kompak akan menghadirkan permainan yang harmonis. 

Para pemain saling bekerja sama untuk memasukkan bola ke ring lawan. Semakin kompak dengan teknik dasar yang benar serta strategi yang tepat, sangat besar peluang kemenangan. Penguasaan terhadap lapangan juga perlu. 

Untuk meningkatkan skill dari tim basket Anda, sekaligus menambah kekompakkan, alangkah baiknya sparing atau latih tanding dengan tim lain. Hal ini bisa menjadi sarana untuk mengoptimalkan teknik dasar bola basket melalui strategi yang pas. Sehingga, boleh dikatakan kemenangan menjadi ada di depan mata. 

Inseminasi Buatan, Salah Satu Tindakan Medis untuk Anda Ketahui di SehatQ.com

Inseminasi buatan merupakan salah satu tindakan medis untuk mengatasi kendala kesuburan atau infertilitas. Prosedur ini bertujuan untuk meningkatkan kuantitas sperma yang mampu mencapai saluran indung telur atau tuba falopi. Akhirnya dapat terjadi pembuahan serta kehamilan.


Indikasi Tindakan Medis Inseminasi Buatan
Prosedur ini dilakukan dengan cara menempatkan sperma secara langsung di dalam rahim. Tahap ini dilakukan tepat saat masa pelepasan sel telur atau ovulasi. Dalam pelaksanaannya dibantu menggunakan kateter kecil. Umumnya, prosedur ini tidak memakan waktu yang lama.

Keberhasilan tindakan ini dapat meningkat apabila dilakukan tak hanya pada 1 kali (siklus). Walau demikian, keberhasilan prosedur ini pun tergantung pada beberapa faktor. Di antaranya, usia, penyebab infertilitas, serta penggunaan obat kesuburan.

Prosedur ini dapat dilakukan pada pasien dengan keadaan sebagai berikut ini:
- Mempunyai masalah infertilitas. Baik yang diketahui penyebabnya maupun yang tidak diketahui.
- Mempunyai lendir serviks dengan tekstur terlalu kental sehingga menghalangi jalannya sperma.
- Mempunyai masalah ereksi atau ejakulasi.
- Mempunyai riwayat kondisi yang tak memungkinkan untuk berhubungan intim secara langsung. Misalnya, cacat fisik.

Peringatan Inseminasi Buatan
Untuk melakukan tindakan medis ini, kondisi pasien wanita harus dipastikan sehat. Khususnya kondisi tuba falopinya. Prosedur ini sebaiknya tak dilakukan pada wanita yang mempunyai kelainan tuba falopi. Misalnya, tersumbatnya tuba falopi yang disebabkan radang panggul.

Selain itu, tahap medis ini sebaiknya tak dilakukan pada wanita dengan keluhan endometriosis berat. Kondisi ini adalah ketika jaringan yang menyusun lapisan dalam dinding rahim tumbuh meluas di luar rahim.

Sebelum prosedur dilakukan, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu. Tujuannya untuk memastikan jika prosedur ini aman serta sesuai kondisi pasien. Pemeriksaan dapat berupa foto Rontgen atau laparoskopi. Maupun hysterosalpingo-contrast sonography (HyCoSy) dengan bantuan gelombang suara.

Prosedur diawali dengan mempersiapkan sampel sperma. Dari sampel sperma akan diambil sperma dengan kualitas terbaik. Tujuannya untuk memperbesar probabilitas wanita untuk hamil.

Selain itu, dokter pun akan menentukan waktu pelaksanaan prosedur tersebut. Hal ini disesuaikan dari hasil pemantauan terkait prediksi ovulasi. Umumnya, dokter akan menawarkan pilihan menunggu ovulasi secara alami. Pilihan lainnya yakni menggunakan bantuan obat untuk mempercepat ovulasi.

Setelah ovulasi Berhasil terdeteksi, dokter akan menentukan waktu pelaksanaannya. Pelaksanaan tindakan medis ini umumnya 1–2 hari setelah muncul tanda ovulasi.

Prosedur Inseminasi Buatan
Prosedur ini umumnya hanya berlangsung selama kurang lebih 10 menit. Tahapan-tahapannya seperti berikut ini:
- Pasien diminta berbaring di tempat tidur.
- Dokter akan menggunakan spekulum guna membantu melebarkan vagina.
- Kateter yang berisi sperma akan dimasukkan ke dalam vagina. Kateter masuk melalui pintu rahim kemudian menuju ke dalam rahim.
- Sperma selanjutnya akan disemprotkan di daerah dekat tuba falopi.
- Selanjutnya, pasien diminta tetap berbaring selama beberapa saat. Dokter akan melepaskan kateter beserta spekulum.

Prosedur ini umumnya tak menimbulkan rasa sakit. Walaupun beberapa wanita sempat merasakan kram, tapi hanya sesaat.

Komplikasi Setelah Melakukan Prosedur
Prosedur ini umumnya adalah langkah yang tak rumit serta aman. Namun, terdapat beberapa risiko komplikasi yang mungkin timbul setelah prosedur dilakukan. Salah satunya, infeksi.

Selain itu, penggunaan kateter dalam rahim ketika prosedur berlangsung juga bisa memicu perdarahan pada vagina. Walau begitu, perdarahan ini tak mempengaruhi peluang hamil.

Prosedur ini juga mampu meningkatkan risiko kehamilan ganda atau kembar. Hal ini dianggap sebagai salah satu komplikasi. Kehamilan kembar memiliki risiko berat badan lahir rendah serta kelahiran prematur.

Nah, itu tadi beberapa informasi seputar tindakan medis berupa inseminasi buatan. Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi seputar kehamilan lainnya, download saja aplikasi SehatQ di Play Store maupun App Store. Anda juga dapat berkonsultasi via Aplikasi Chat Dokter dari SehatQ.com.

Tips Cara Membuat Donat Agar Bisa Empuk

Cara membuat donat bagi sebagian orang yang hobi memasak mungkin tidak akan terlalu sulit, karena pada dasarnya membuat donat memang cukup mudah. Bahkan, banyak yang berkreasi dan berinovasi membuat donat dengan bentuk yang bervariasi dan cantik. 


Namun, yang perlu Anda pahami dalam membuat donat adalah keempukannya. Karena, yang menjadikan donat tersebut semakin terasa nikmat selain variasi topping adalah teksturnya yang lembut dan empuk tadi. 

Lakukan Ini Jika Ingin Teksturnya Empuk Saat Menerapkan Cara Membuat Donat
Banyak orang yang mungkin sudah mengerti cara memasak donat ini, mungkin ada yang belum mencapai kelembutannya. Tapi ada cara yang bisa membuat donat Anda terasa empuk, yaitu dengan cara:

1. Pastikan Jenis Donat yang Akan Dibuat
Karena sekarang ini sudah banyak sekali jenis donat yang muncul karena inovasi, maka sebelum membuatnya pastikan terlebih dulu jenis donat seperti apa yang akan Anda buat. Ada beberapa variasi donat, yaitu seperti donat kentang, donat goreng, donat kukus, donat mini dan masih banyak lagi yang bisa dijadikan inovasi. Sehingga, jika Anda sudah bisa memastikan jenis donat akan mempengaruhi cara mengatur kelembutannya.

2. Ketahui Dengan Baik Bahan yang Dibutuhkan
Poin kedua ini termasuk salah satu yang terpenting, karena cara membuat donat yang baik apapun itu jenisnya harus mengetahui diluar kepala bahan yang digunakan. Jadi Anda bisa mengira-ngira, bagaimana sebuah donat biasa menjadi lembut akan berbeda dengan donat yang berbahan kentang. Penggunaan kentang akan menghasilkan tekstur yang berbeda, dibandingkan dengan non kentang.

3. Pahami Takaran Bahan
Berikutnya sudah bisa dipastikan takaran dari bahan-bahan yang Anda gunakan mengikuti tingkat kepentingan dari pengetahuan mengenai bahan-bahan yang Anda pakai tersebut. Salah satu hal yang membuat donat tersebut menjadi lembut atau tidak, dengan takaran yang sesuai dan pas saat meracik adonan. 

Misalnya saja pada penggunaan tepung yang terlalu berlebihan, bisa membuat donat tersebut menjadi padat dan kurang empuk. Bahkan, bisa juga dengan pemakaian ragi atau pengembang yang juga harus dipikirkan karena juga berhubungan dengan hal tersebut.

4. Kuasai Langkah Per Langkah
Setelah masalah bahan-bahan dan takaran yang dibutuhkan selesai, maka Anda harus beralih pada urutan langkah atau tahapnya. Seperti saat Anda memasukkan bahan satu persatu, perhatikan mana bahan yang seharusnya Anda terlebih dulu dan mana saja yang diletakkan pada bagian akhir. 

Cara membuat donat ini mungkin memiliki versi masing-masing oleh setiap orang, tapi tetap ada patokannya misalkan pada pengadukan telur harus bagaimana dan dilakukan setelah tahap yang mana. Karena, ternyata pengocokan telur juga sangat berpengaruh pada kelembutannya ini. 

5. Jangan Lupa Pada Bagian Penting
Setelah semua tahap pembuatan dilakukan dengan baik, maka yang terpenting harus Anda perhatikan adalah pelaksanaan tahap-tahap atau poin-poin yang terpenting jangan sampai terlewatkan. 

Salah satu bagian terpenting yang perlu diperhatikan untuk membuat donat tersebut lembut adalah proses menguleni. Setiap poin dalam tips ini memang saling berkaitan satu sama lain, untuk membentuk donat yang Anda buat menjadi lembut. 

Dari tips-tips tersebut, Anda bisa mengambil kesimpulan bahwa membuat donat memang tidak sulit tapi juga tidak bisa dianggap sepele. Kalau Anda menginginkan donat Anda disukai banyak orang, maka Anda harus mengetahui donat seperti apa yang disukai oleh semuanya yaitu empuk. Oleh karena itu, ada baiknya Anda sangat memperhatikan cara membuat donat yang baik agar bisa empuk seperti itu.

5 Fakta Tersembunyi Tentang Kucing

Kucing adalah salah satu jenis hewan yang banyak dipilih sebagai peliharaan. Banyak orang yang jatuh hati dan gemas pada tingkah lucunya. Selain memiliki banyak sekali jenis, kucing ternyata juga membutuhkan cukup banyak fakta unik loh. Agar Anda bisa lebih mengenal kucing Anda secara dekat, berikut ini adalah 5 fakta tersembunyi tentang kucing:


1. Lidah Amplas
Fakta yang pertama adalah kucing memiliki lidah yang bertekstur seperti amplas. Ya, Anda tidak salah baca. Kucing menggunakan lidahnya untuk banyak sekali kegiatan, mulai dari makan, minum hingga membersihkan diri. Karena itulah, mereka memiliki tekstur lidah yang kasar. 


2. Memiliki Banyak Suara
Pernahkah Anda mendengar suara meong yang berbeda setiap saat? Hal ini sangat wajar, karena kucing punya sekitar 100 suara vokal yang berbeda. Suara meong yang berbeda ini merupakan bentuk ekspresi mereka terhadap sesuatu, misalnya kaget atau sedih. 


3. Banyak tidur
Siapa sangka bahwa ternyata kucing juga merupakan hewan yang banyak tidur? Seekor kucing menghabiskan sekitar 16 sampai 18 jam per hari setiap harinya hanya untuk tidur. Karena hal inilah, banyak orang yang mengira bahwa kucing adalah hewan yang pemalas.


4. Tidak baik makan tikus
Selama ini, kita selalu berpikir bahwa kucing adalah musuh utama dari tikus. Padahal sebenarnya, tidak baik bila seekor kucing memakan tikus apalagi tikus got. Tikus memiliki cacing pita dalam tubuhnya, sehingga bila kucing memakannya maka ia akan mendapatkan cacing pita dari tikus. Bila hal ini terjadi terus menerus tentu tidak akan baik untuk kesehatannya. 


5. Tidak toleran laktosa
Laktosa adalah salah satu kandungan yang terdapat di dalam susu sapi. Sebagian besar kucing tidak bisa meminum laktosa karena tidak toleran. Kucing bisa diberi minum susu kucing yang khusus dan tidak memiliki laktosa. Sistem pencernaan kucing bisa terganggu apabila ia meminum susu yang mengandung laktosa, seperti susu sapi. 


Itulah 5 fakta tersembunyi di balik kelucuan seekor kucing. Jika Anda ingin memelihara kucing atau sudah memeliharanya, maka Anda harus tahu hal ini agar bisa semakin dekat dengannya.

Kenali 5 Jenis Lampu Ini Sesuai Kegunaannya

Lampu adalah salah satu penemuan yang sangat berguna. Kini kita hidup dengan penuh kemudahaan dan pencahayaan yang baik tentu saja karena adanya lampu dalam hidup ini. Meskipun terlihat sama, ada banyak sekali jenis lampu yang perlu Anda ketahui. Masing-masing lampu memiliki fungsi dan kegunaannya sendiri. Berikut ini adalah 5 jenis lampu sesuai kegunaannya:


1. Lampu LED
Lampu LED adalah singkatan dari Light Emitting Diode. Sesuai namanya, lampu ini memiliki sumber cahaya yang berasal dari dioda. Kelebihan dari jenis lampu ini adalah bisa sangat awet karena tidak menggunakan filamen. Dari segi pencahayaan, lampu LED sangatlah terang sehingga bisa digunakan dalam berbagai kondisi. Cahaya yang dihasilkan oleh lampu LED berpencar dan tidak bisa difokuskan pada satu titik. Contoh dari penggunaan lampu LED adalah lampu penerangan kendaraan bermotor. 


2. Lampu Eon
Jenis lampu yang kedua adalah lampu neon. Lampu ini memiliki isi gas argon, karena hal inilah lampu neon bisa memiliki berbagai macam warna yang berbeda. Lampu neon seringkali digunakan untuk lampu hias. Cahayanya yang kurang terang tidak bisa membuatnya menjadi lampu utama dalam sebuah ruangan. 


3. Lampu HID
Nama lain dari lampu HID adalah High Intensity Discharge. Jenis lampu ini memiliki tingkat cahaya yang jauh lebih terang dibandingkan dengan lampu lainnya. Kelemahan dari jenis lampu ini adalah harganya yang sangat mahal. Biasanya, lampu ini dipasang di mobil yang membutuhkan penerangan lebih. 


4. Lampu Pendar
Fluorescent Lamp adalah salah satu lampu yang sering kali dijadikan pengganti lampu pijar. Keunggulan dari lampu pendar adalah tidak membutuhkan daya yang besar untuk bisa menghasilkan cahaya yang terang. Untuk mata, cahaya yang dipancarkan oleh lampu ini lebih lembut dan tidak melukai mata. 


Itu dia 4 jenis lampu yang perlu untuk Anda ketahui. Lampu-lampu ini memiliki fungsi, kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda sehingga Anda harus bisa mengenalinya. Dalam sebuah ruangan, Anda bisa menggunakan beberapa jenis lampu sekaligus, tetapi Anda harus berkonsultasi dengan ahlinya terlebih dahulu.

Cara Memilih Shade Foundation

Foundation adalah salah satu base make up yang sering digunakan. Sesuai namanya, foundation berfungsi sebagai fondasi sebuah make up agar bisa bertahan lama dan tampak baik. Dalam memilih foundation, Anda harus menyesuaikannya dengan warna kulit. Ada banyak sekali shade foundation yang beredar di pasaran, sehingga Anda harus teliti dalam memilih shade ini. Agar tidak salah pilih, berikut ini adalah cara memilih shade foundation yang tepat untuk wajah:


1. Tahu Warna Dasar Kulit
Ada tiga jenis warna dasar pada kulit, yakni warm, cool dan netral. Warna dasar kulit ini bisa diketahui melalui pembuluh darah. Jika warna dari pembuluh darah di bagian pergelangan tangan Anda berwarna ungu kebiruan, berarti Anda memiliki undertone cool. Tetapi bila warnanya cenderung ke hijau, maka Anda memiliki undertone warm. Undertone netral dimiliki oleh orang yang pembuluh darahnya campuran antara warna biru dan hijau. 


2. Memilih Warna Yang Lebih Terang
Setelah tahu apa warna dasar kulit, Anda bisa beranjak ke tips berikutnya yakni memilih warna yang lebih terang. Misalnya saja, Anda sudah mencoba shade A dan merasa warnanya sangat sesuai dengan kulit. Di sisi lain, ada shade B yang warnanya sedikit lebih terang dibandingkan shade A. Maka, shade yang harus Anda pilih adalah shade B. Anda akan menggunakan foundation saat beraktivitas, sehingga foundation akan mengalami oksidasi dan warnanya bisa berubah menjadi lebih gelap. 


3. Sesuaikan Dengan Jenis Kulit
Tidak hanya skincare yang bisa membuat kulit iritasi, produk make up seperti foundation juga bisa tidak cocok terhadap kulit. Pilihlah foundation sesuai dengan jenis kulit. Misalnya, bila Anda memiliki jenis kulit kering maka Anda bisa memilih foundation water based. Sedangkan untuk yang kulitnya berminyak, hindari foundation yang oil based. 


Setelah mengetahui tips memilih shade foundation diatas, Anda tidak perlu takut lagi untuk salah pilih. Saat datang dan ingin membeli, Anda bisa mencoba mengoleskannya sedikit ke leher. Bila warnanya cocok dan tidak belang, maka kemungkinan besar foundation tersebut cocok untuk Anda. 


Kota Kiblat Fashion Dunia

Dunia fashion memang selalu mengalami perubahan dan pergeseran gaya. Dari tahun ke tahun, ditemukan banyak kota yang memimpin arah fashion di seluruh dunia. Tentu Anda sudah mengenal bahwa kota Paris di Prancis sering dinobatkan sebagai kota kiblat fashion dunia. Tetapi tahukah Anda bahwa ada beberapa kota lainnya yang juga menjadi kiblat fashion dunia? Check this out!


1. Tokyo
Gaya busana jepang memang sudah menyebar ke seluruh dunia. Berbagai macam rok renda hingga kaus kaki karakter merupakan fashion khas ala Tokyo. Jepang adalah negara yang cukup bebas dalam bidang fashion, sehingga Anda bisa menemukan banyak gaya fashion unik seperti harajuku. 


2. Seoul
Berhasil mendunia dengan industri musiknya, fashion dari kota Seoul nampaknya juga mampu membuat banyak orang mengikuti gayanya. Berbagai macam outerwear ala Korea berhasil membuatnya menjadi salah satu kota paling fashionable. Tidak hanya di bidang pakaian, make up dan skincare dari Korea Selatan juga sangat berkembang. 


3. London
Tidak sedikit orang di dunia ini yang menggunakan style fashion dari kota London. Gaya utama yang ditonjolkan oleh fashion di kota ini adalah high street. Salah satu pakaian andalan yang banyak digunakan disana adalah cardigan dan blazer. Simple dan klasik adalah image yang ditonjolkan dari style fashion London. 


4. Milan
Milan Fashion Week selalu menjadi sorotan warga dunia. Tidak hanya membuktikan bahwa mereka memiliki style fashion unik, Milan juga mampu membuat dirinya masuk dalam jajaran kota paling fashionable di dunia. 


5. Amsterdam
Jika Anda pergi langsung ke Amsterdam, Anda akan melihat bahwa orang-orang yang ada disana memiliki gaya berpakaian yang sangat menarik. Tidak hanya gaya berpakaian warganya, tokoh-tokoh fashion penting yang ada disana juga mampu membuat Amsterdam International Fashion Week menjadi sebuah ajang pagelaran yang megah. 


5 kota diatas sering dijadikan kiblat pagi para pecinta fashion. Masing-masing kota tersebut memiliki keunikan dan ciri khasnya sendiri. Jadi, manakah kota yang memiliki style terbaik? Atau manakah kota yang stylenya paling cocok dengan Anda?