Review Desain, Display, dan Kamera Redmi 9

Hadirnya smartphone Redmi 9 di pertengahan Juli tahun lalu tak bisa dianggap sebelah mata. Mempunyai tampilan menarik serta dukungan spesifikasi yang memadai. Hal tersebut makin membuatnya berada di posisi puncak. Apalagi branding dari Redmi selama ini terbilang sudah cukup baik di pasaran. Lantas, bagaimana review desain, display, dan kamera ponsel ini? Berikut pembahasannya.


Desain

Smartphone ini dibuat dalam opsi desain bertekstur di cover belakangnya. Menyerupai crop circle, tekstur garisnya berbentuk melingkar di area kamera smartphone. Sehingga memberikan nuansa elegan serta seimbang pada desainnya.

Lingkaran lensa kamera berjajar rapi secara vertikal. Uniknya di antara deretan kamera tersebut terdapat satu lingkaran paling bawah. Lingkaran tersebut merupakan sensor sidik jari. Letaknya di deret lensa kamera.

Sayangnya, letak fingerprint tersebut terasa kurang nyaman bagi pengguna. Karena modelnya yang menonjol keluar menyesuaikan tinggi lensa. Satu lagi yang disayangkan adalah keberadaan 1 baris kamera lensa bokeh serta flash di samping deret utama. Ini sedikit membuyarkan nuansa balance di sana.

Terkait pilihan warna Redmi 9, tak ada lagi permainan gradasi dari warna violet layaknya di beberapa produk lain. Warna yang dipakai cenderung solid. Terdapat 3 pilihan yaitu carbon grey, ocean green, serta sunset purple. Sama dengan pendahulunya yakni Redmi 8 yang memang memanfaatkan opsi warna solid serupa.

Di bagian depan, ponsel ini masih menggunakan konsep water drop atau notch. Notch ini berguna untuk tempat lensa kameranya. Model ini agak ketinggalan, ya. Mengingat saat ini sudah banyak produsen yang beralih ke model punch hole. 

Tanpa terdapat tarikan garis di bagian samping smartphone untuk meletakkan kameranya. Namun, desain smartphone yang demikian berada di kisaran Rp2 jutaan. Jadi masih terasa wajar, sih.

Display
Redmi 9 mempunyai luas layar sebesar 6,53 inch. Didesain dengan menggunakan teknologi Full HD+, can dot drop display untuk letak lensa kamera. Pada level rasio 19.5:9, visual smartphone ini dapat menyajikan resolusi mencapai 2340 x 1080. Mempunyai level kecerahan hingga 400 nit, serta rasio kontras 1500:1.

Dengan tingkat kecerahan yang tinggi, barangkali pengguna bertanya-tanya apakah hal itu mampu mempengaruhi fungsi penglihatan. Khususnya saat memakai ponsel dalam waktu lama. Jawabannya bisa iya dan tidak. Karena hal itu amat dipengaruhi banyak faktor.

Namun, smartphone masa ini telah mampu mengoptimalkan level kontras dengan kondisi cahaya yang ada dalam ruangan. Ditambah lagi, ponsel ini ternyata telah mengantongi sertifikasi low blue light yang dikeluarkan oleh TÜV Rheinland. Di mana TÜV Rheinland kompeten di bidang inspeksi berbagai produk teknologi elektronik hingga otomotif.

Kamera
Godaan 4 buah kamera di belakang serta satu buah kamera di depan pada Redmi 9 amat menggugah jiwa. Apalagi untuk smartphone kisaran Rp2 jutaan, hal itu makin membuat banyak orang tergiur. Apalagi setiap lensa kameranya mempunyai fungsi yang berbeda. Mulai dari depth sensor, ultra-wide, hingga macro yang memang tengah gandrung digunakan di banyak produk saat ini.

Smartphone ini menempatkan 4 buah kamera belakang di bagian tengah cover. Dengan kemampuannya masing-masing, yaitu kamera utama 13MP. Wide-angle camera – f/2.2, AF. 1/3.06’’ sensor. 1.12μm pixel size – 5P lens, f/2.2. 75.2° FOV. Kamera ini tentu menjadi opsi terdepan ketika ingin menghasilkan hasil foto yang terbaik. Ditambah fitur HDR, AI, serta filter yang digunakan bersamaan saat akan memfoto. Jadi tak perlu lagi menggunakan menu editor. Foto langsung bisa dinikmati.

Nah, itu tadi review dari Redmi 9 yang merupakan besutan Xiaomi Indonesia. Smartphone ini memiliki potensi yang besar merajai pasar entry level di kisaran harga Rp 2 jutaan.

Related Posts

Review Desain, Display, dan Kamera Redmi 9
4/ 5
Oleh